-->

Stem Cell

Stem Cell adalah salah satu terapi yang sangat ramai di perbincangkan dalam dunia kedokteran atau dunia medis, baik dunia kedokteran Barat ataupun Timur. Dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi, tentu saja terapi stem cell ini sangat menajubkan. Banyak kesaksian yang telah beredar akan dahsyatnya terapi stem cell, diantaranya pasien yang telah mengalami kelumpuhan selama bertahun-tahun dapat berjalan dan beraktifitas kembali. Selain itu ada juga pasien diabetes yang berpuluhan tahun menderita akan penyakitnya itu dapat sembuh, bahkan penyakit yang sangat berat sekalipun seperti kanker stadium 4 dapat juga sembuh., Penyakit lainnya yang dapat disembuhkan dengan terapi stem cell ini adalah penyakit jantung, gagal ginjal, parkinson, stroke, masalah kulit seperti jerawat, perawatan luka bakar, bahkan anti penuaan dini dan kebotakan rambut.
Sel Punca / Sel Induk, ( stem cell) merupakan sel yang belum berdiferensia dan mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh. Sel punca juga berfungsi sebagai sistem perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup mahluk hidup.  Saat sel punca terbelah, sel yang baru mempunyai potensi untuk tetap menjadi sel punca atau menjadi sel dari jenis lain dengan fungsi yg lebih khusus misal: sel darah merah,  sel otak,  sel otot.
Saat ini Indonesia telah memiliki 2 lembaga yang dapat mengolah sel punca dengan harga hanya sepersepuluh sel punca impor, padahal dibutuhkan sampai 3 serum sel punca untuk penyembuhan suatu penyakit, tergantung tingkat kondisi penyakitnya. Kedua lembaga tersebut telah dapat mencukupi kebutuhan nasional dan akan terus meningkatkan produksinya dengan menambah peralatan laboratorium baru. Sel punca nasional telah dapat diterapkan pada 20 jenis penyakit, tetapi baru 5 jenis sel punca yang telah dapat dikembangkan secara massal.
Stem cell dibedakan dari jenis sel lain dengan dua karakteristik yang sangat penting. Yang pertama sel yang mampu memperbaharui diri melalui pembelahan sel, terkadang setelah lama tidak aktif. Kedua, dalam kondisi fisiologis tertentu dapat mendorong menjadi sel-sel jaringan atau organ yang spesifik dengan fungsi-fungsi tertentu. Dalam beberapa organ khusus, seperti usus dan sumsum tulang, sel punca akan teratur untuk memperbaiki dan mengganti jaringan yang rusak. Di organ lain, seperti hati dan pankreas hanya dapat membagi dalam kondisi khusus.
Berbagai macam tipe stem cell
Pluripoten – Pluripotent Stem Cells. Jenis sel punca ini dapat membagi dalam waktu yang lama dan mempertahankan kemampuan mereka untuk membuat semua jenis sel dalam organisme. Jenis sel ini dapat ditemukan dalam embrio yang membantu bayi untuk tumbuh di dalam rahim. Penelitian terbaru telah memungkinkan ilmuwan untuk mendapat sel pluripoten ini dari sel kulit manusia dewasa.
Sel induk janin – Fetal Stem Cells. Sel ini diperoleh dari jaringan janin manusia yang berkembang. Misalnya sel yang diambil dari otot janin hanya dapat membuat sel-sel otot saja.
Sel induk dewasa – Adult stem Cells. Sel ini diperoleh dari jaringan tubuh dewasa. Contoh paling sering digunakan adalah sumsum tulang belakang. Sumsum tulang ini adalah sumber yang kaya akan sel-sel induk yang dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit darah dan kanker.
Stem Cells revolusi teknologi kedokteran
Teknologi kedokteran sangat ini sangat maju dan berkembang cukup pesat. Salah satunya adalah teknologi stem cells atau sel punca yang berfungsi untuk meregenerasi atau memperbaharui sel yang ada di dalam tubuh dan efek dari terapi ini dapat memulihkan kondisi sel yang telah rusak. Terdapat dua prosedur dalam terapi stem cell yaitu prosedur injeksi dan topikal. Sel punca yang berasal dari tubuh manusia akan melalui beberapa tahapan di dalam laboraturium dan kemudian dimasukkan ke dalam tubuh pasien. Proses stem cells akan dilaksanakan jika sell yang telah di proses di dalam laboraturium telah berkembang dan kemudian sel ini akan ditanam di tubuh manusia untuk mengganti sel yang rusak dan juga akan bergabung bersama sel lainnya untuk memperbaiki kerusakan sel.
Sejarah singkat stem cell
Para ilmuwan pertama kali mempelajari potensi sel punca yang terdapat pada embrio tikus lebih dari dua dekade yang lalu. Selama dalam proses penelitian mereka menemukan sifat dari sel-sel pada tahun 1998. Mereka menemukan metode untuk mengisolasi sel punca dari embrio manusia dan menumbuhkan sel-sel di laboratorium.
Penelitian awal menggunakan embrio sebenarnya bertujuan untuk meneliti ketidak suburan melalui prosedur fertilisasi in vitro (pembuahan sel telur di luar tubuh) dan mereka tidak lagi menggunakannya untuk tujuan itu. Teknologi sel punca sekarang ini lebih modern dan lebih berkembang.
Manfaat pengobatan dengan terapi stem cell
Stem cell adalah salah satu keajaiban dibidang kedokteran. Melalui rekayasa biologi ini dapat mengubah sel tubuh yang telah rusak, baik itu kondisi tulang atau kulit dan jaringan tubuh lainnya bisa kembali menjadi normal.
Stem cell yang berasal dari manusia, dalam hal ini menggunakan darah dari tali pusar bayi atau bisa juga menggunakan jelly wharton dari tali pusar. Mengapa demikian? karena tali pusar bayi atau biasa disebut plasenta tidak pernah terinfeksi virus. Secara klinis sel punca dari plasenta  sangat bagus digunakan. Sedangkan sumber sel punca dapat juga diambil dari jaringan rambut, kulit, lemak, vena dan arteri.
Keajaiban stem cells yang telah teruji ini memiliki kemampuan anti inflamasi atau antibiotik delapan ribu kali lebih kuat. Karena bukan bahan kimia atau obat-obatan maka sumber stem cell ini tidak mempunyai efek samping. Stem cells dari tali pusar hanya bertahan sampai 36 jam, sedangkan untuk  jelly wharton dari tali pusar hanya bertahan sekitar 48 jam.
Untuk masalah kebotakan atau rambut rontok dapat menggunakan terapi sel punca dan hasilnya akan terlihat dalam kurun waktu empat bulan, rambut akan tumbuh sehat kembali, Untuk mengatasi kebotakan menggunakan metode injeksi dan topikal. Sedangkan untuk mengatasi jerawat dibutuhkan waktu sekitar satu bulan dengan metode topikal saja.
Dalam beberapa kasus gagal ginjal memerlukan waktu yang cukup lama untuk proses penyembuhannya, karena membutuhkan sekitar 18 kali injeksi. Untuk stem cell juga baik untuk beberapa kasus penyakit seperti:penyakit lupus, autis, autoimun, epilepsi, hematopatology, alzheimer, multiple sclerosis dan penyakit lainnya.
For Info:
PT CFG
Antonius Hartono 081316461253

Share this: